Mobil LCGC Dongkrak Omzet Otomotif Rp 12 Triliun

Di Terbitkan Ardana

Mobil LCGC Dongkrak Omzet Otomotif Rp 12 Triliun

[imagetag]
MobilLCGC Dongkrak Omzet Otomotif Rp 12 Triliun

Duniaindustri.com
(November 2012) -Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Memperkirakan proyek mobil murah dan ramah lingkungan atau "Low Cost and Green Car" (LCGC) memiliki potensi penjualan 150.000 unit per tahun atau setara Rp 12 triliun.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi mengatakan, industri otomotif Indonesia bisa mengungguli Thailand dalam tiga hingga empat tahun mendatang.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil selama periode Januari-September 2012 mencapai 816.322 unit. Angka tersebut mendekati total penjualan tahun lalu sebesar 894.164 unit, sehingga target penjualan 1 juta unit tahun ini diyakini akan tercapai.

Beberapa prinsipal seperti Honda, Toyota, Daihatsu sangat tertarik memasarkan mobil LCGC, namun mereka masih merahasiakan model-model yang akan dikeluarkan selama jaminan bisnis dan aspek regulasinya masih belum jelas.

"Hanya Daihatsu dan Toyota yang sudah memamerkan produk LCGC-nya. Prinsipal lain sebenarnya sudah memiliki model LCGC," katanya.

Sedangkan Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Rizwan Alamsyah, mengatakan tantangan utama dari target pemerintah untuk memproduksi mobil murah adalah pasar.

"Paling sulit adalah pasar bisa menyukai mobilnya atau tidak, prinsipal tidak hanya sekadar menjual saja. Dulu pernah ada sebuah produk truk besar yang diproduksi dengan harga murah tapi ternyata tidak laku karena pasar tidak suka dan pasar yang akan menguji apakah produk itu layak atau tidak," katanya.

Kesan malu-malu yang ditunjukkan kalangan agen pemegang merek (APM) untuk terlibat dalam proyek ini dan selalu terkesan jual mahal jika ditanya nama-nama merek kendaraan murah mereka, sebenarnya tidak seserius yang dibayangkan.

"Boleh dibilang regulasi pemerintah dalam penyusunan draf proyek LCGC nasional sebenarnya merupakan ide murni kalangan APM dalam merespons industri otomotif Thailand yang sama-sama gencar berkampanye produk mobil murah," katanya.

Pemerintah menargetkan penjualan mobil pada 2013 mencapai 1,1 juta unit, atau naik 10% dibanding target 2012 sebesar 1 juta unit. Kenaikan penjualan mobil seiring makin banyaknya produk mobil dengan harga murah (low cost car). Ditambah lagi beberapa prinsipal asal Jepang telah mengoperasikan pabrik barunya di Indonesia.

Nilai penjualan mobil di Indonesia ditaksir mencapai Rp 165 triliun pada 2013. Duniaindustri.com menghitung nilai penjualan itu berasal dari volume penjualan yang diperkirakan menyentuh 1,1 juta unit dikalikan rata-rata harga mobil Rp 150 juta per unit.

Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Budi Darmadi mengatakan, penjualan mobil 2013 diproyeksikan menyentuh angka 1,1 juta unit dengan beroperasinya pabrik baru Nissan, Honda dan Daihatsu.

Hal ini harus didukung oleh sejumlah faktor, seperti kesiapan infrastruktur, kebijakan pemerintah, pemberian insentif untuk penelitian dan pengembangan, serta kemudahan dalam mendapatkan bahan baku seperti besi baja, aluminium, karet dan plastik.

"Kalau infrastruktur berjalan dan ekonomi membaik maka pelaku industri akan tambah kapasitas sesuai demand yang ada. Pelaku usaha di sektor otomotif sudah bicara dengan pemerintah dan 'blue print' (cetak biru) pemerintah sudah ada," ujarnya.

Selama September, penjualan mobil mencapai 102.111 unit, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 76.445 unit. Selama periode sembilan bulan tahun ini, penjualan tertinggi diraih oleh Toyota sebanyak 298.646 unit, disusul Daihatsu 120.664 unit, Mitsubishi 109.461 unit, dan Suzuki 87.882 unit.

Populasi mobil di Indonesia melonjak lebih dari dua kali lipat selama 11,5 tahun terakhir. Sekitar 68,6% di antaranya berada di Pulau Jawa. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto menilai, persebaran populasi kendaraan di Indonesia masih timpang karena didominasi di Pulau Jawa. "Total populasi kendaraan baru akan terkonsentrasi di Pulau Jawa dengan proyeksi sekitar 70%," ujarnya.

Pola transportasi di Indonesia yang masih mengandalkan transportasi darat memicu pertumbuhan tinggi populasi mobil di Indonesia. "Dari total pasar mobil pada tahun 2011 sebesar 894.164 unit, 68,6 persen pangsa pasar di antaranya berada di Jawa," ujarnya.

Populasi mobil pada tahun 2000 hanya mencapai 5,04 juta unit. Angka tersebut melonjak 117,7% menjadi 10,97 juta unit terhitung hingga Mei 2012. Pada tahun 1989, populasi mobil mencapai 2,29 juta unit dan melonjak 120,1% pada tahun 2000.

Data tersebut diperoleh dari asumsi Gaikindo yang dihitung berdasarkan mobil yang masih aktif beroperasi baik dalam kondisi bekas maupun baru. Dengan populasi dan pertumbuhan sebesar itu, Indonesia menjadi negara di ASEAN yang mencatatkan pertumbuhan populasi mobil yang kurang agresif. Namun, populasi mobil di Indonesia secara volume masih relatif lebih besar dibandingkan dengan Malaysia.

Total populasi kendaraan bermotor di Indonesia pada 2011 ditaksir mencapai 107.226.572 unit. Jumlah itu terdiri atas 12,8% kendaraan roda empat (mobil) dan 81,2% kendaraan roda dua (motor).

Total populasi kendaraan bermotor di Indonesia merupakan hasil perhitungan tim redaksi duniaindustri.com dari data dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Data Polri menyebutkan pada tahun 2009 tercatat ada 10.364.125 unit mobil, sementara motor mencapai 70.714.569 unit. Dengan demikian, total populasi kendaraan bermotor di Indonesia 81.078.694 unit di 2009, yang terdiri atas 12,8% mobil, sementara motor 81,2%.

Perkembangan populasi kendaraan bermotor di Indonesia bergerak melebihi pertumbuhan panjang jalan di negeri ini. Panjang jalan di Indonesia hingga tahun lalu mencapai 368.360 kilometer. Dengan begitu, rasio kendaraan bermotor terhadap panjang jalan di Indonesia mencapai 138 unit/kilometer. Rasio kendaraan bermotor terhadap panjang jalan di Indonesia cukup tinggi dibanding Malaysia yang hanya 74 unit/kilometer, Filipina 11 unit/kilometer, namun di bawah Thailand 441 unit/kilometer dan Vietnam 5.581 unit/kilometer.

Duniaindustri.com mengasumsikan kenaikan penjualan kendaraan bermotor di 2010 sebesar 15%, maka total populasi kendaraan di Indonesia pada 2010 mencapai 93.240.498 unit. Sementara di 2011, jika populasi kendaraan meningkat 15% dibanding 2010, maka total populasi kendaraan di negeri ini mencapai 107.226.572 unit.

Total populasi kendaraan bermotor di Indonesia sebesar 107.226.572 unit pada 2011, diperkirakan menjadi yang terbesar ketiga di dunia, setelah Amerika Serikat dengan jumlah 246,56 juta unit, disusul China sebanyak 154,65 juta unit.

Sebagai perbandingan, data duniaindustri.com yang diperoleh dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebutkan, total populasi kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 50.824.128 unit atau terbesar keenam di dunia pada 2010.

Populasi kendaraan bermotor di dunia yang paling besar berada di Amerika Serikat dengan jumlah 246,56 juta unit, disusul China sebanyak 154,65 juta unit, Jepang 92,49 juta unit, India 76,43 juta unit, Jerman 54,87 juta unit, baru kemudian Indonesia.

Total populasi kendaraan bermotor di Indonesia menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara, di atas Thailand sebanyak 25,29 juta unit, Vietnam 14,51 juta unit, Malaysia 7,28 juta unit, dan Filipina 2,15 juta unit.

Dengan jumlah penduduk Indonesia mencapai 234,69 juta orang pada 2010, rasio penduduk terhadap populasi kendaraan bermotor adalah 1 unit kendaraan berbanding 4,6 orang. Itu berarti setiap 4,6 orang di Indonesia memiliki satu kendaraan bermotor, baik mobil ataupun motor.

Tingginya populasi kendaraan bermotor di Indonesia tidak lepas dari pesatnya pertumbuhan penjualan mobil dan motor di negeri ini. Duniaindustri mencatat, di semester I 2011 penjualan mobil di Indonesia whole sales (sampai tingkat dealer) mencapai 415.276 unit, naik 12,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 370.214 unit. Penjualan motor di Indonesia naik 12,86% di semester I 2011 dibanding semester I 2011, dari 3,6 juta unit menjadi 4,07 juta unit.(Tim redaksi 01)

[imagetag] dong gan
Sumber : DuniaIndustri.com

Postingan menarik lainnya:

23 Nov, 2012


-
Source: http://kaskusbetarefresh.blogspot.com/2012/11/mobil-lcgc-dongkrak-omzet-otomotif-rp.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Diterbitkan Oleh : Lebihunik.com

ARTIKEL TERKAIT