
(Liputan6 TV)
Kesimpulan Tim Forensik: Rambut Sisca Yofie Terpotong, Bandung - Tim Forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, menyatakan berdasarkan hasil otopsi Branch Manager PT Venera Multi Finance, Fransisca Yovie, meninggal dunia karena kehabisan darah.
"Yang menyebabkan korban meninggal itu karena kehabisan darah. Itu penyebab utama kematian korban," kata Ketua Tim Forensi RSUP Hasan Sadikin Bandung dr Noorman Heryadi di Bandung, Kamis (15/8/2013).
Ia menuturkan, seluruh bagian tubuh Fransisca Yovie dipenuhi dengan luka lecet. "Kalau dari saya, sama dengan yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Yakni ada lecet-lecet hampir di seluruh tubuhnya," kata Noorman.
Luka lecet tersebut, kata dia, terjadi sebelum kematian gadis cantik yang akrab disapa Sisca itu. Ia ditemukan dalam posisi terlentang dan tengkurap setelah diseret dengan sepeda motor oleh pelaku. "Namun yang jelas, luka-luka itu terjadi pada saat sebelum kematian," katanya.
Menurut dia, selain luka lecet, di tubuh korban juga ditemukan luka terbuka di dahi sebelah kanan. "Di dahi ada luka terbuka. Seberapa panjangnya saya nggak tahu, nggak ngukur. Tapi ada di dahi bagian kanan," katanya.
Ia menambahkan, di bagian belakang kepala korban juga ada rambut yang terpotong. "Ya, kalau potongan itu ada," ujarnya.
Ketika ditanyakan apakah rambut yang terpotong itu dikarenakan tindakan pelaku, Noorman enggan menuturkan lebih lanjut mengenai hal itu.
"Kalau itu (rambut korban yang terpotong) kaitannya dengan tersangka. Mungkin lebih baik penyidik yang memberikan keterangan, karena saya tidak memeriksa tersangka," katanya.
Norrman pun menyatakan hasil otopsi ini telah diserahkan ke Polrestabes Bandung. "Hasil pemeriksaan korban tadi sudah saya sampaikan kepada penyidik. Jadi secara formal lengkap sudah ada di penyidik keterangan dari saya," ujarnya.
Namun Wakil Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Bandung, Komisaris Polisi Indra enggan memberikan penjelasan tentang hasil otopsi Branch Manager PT Venera Multi Finance yang tewas mengenaskan setelah menjadi korban penjambretan itu.
"Sudah, tapi untuk lebih lanjutnya nanti aja di Polrestabes ya," kata Indra dan langsung menaiki mobil pribadinya.
ARTIKEL TERKAIT
Berita
- Roy Suryo Salah Lirik Nyanyikan Lagu Indonesia Raya
- Aneh Gan...Salju Turun di Gurun Pasir Chili
- Inilah Dampak Negatif dari Penggunaan Senjata Kimia
- Roket Terbesar di Dunia Milik Amerika Bawa Satelit Mata-mata Canggih
- Wow! Menurut Survei: Ternyata Kijang Lebih Enak dari Alphard
- Siapa yang Mau Jadi Pegawai BI...?? Lagi Buka Lowongan Nih
- Khawatir Diserang Suriah, Warga Israel Ramai-ramai Mengantre Masker Gas
- Kelebihan Anies Baswedan Dibanding Jokowi Versi Demokrat
- Inilah Barang Mewah yang Tak Lagi Kena Pajak
- Beda Agama, Lurah Lenteng Agung Didemo Warga - Lurah Susan mengaku tak mempermasalahkan penolakan tersebut
- Kata Bill Gates: Uang Tak Berguna Buat Saya
- Akhirnya Rupiah Berhasil Pukul Balik Dolar Amerika
- Fitur Menarik Baru di Facebook
- Foto Gadis Empat Tahun Minum Bir Di Posting Di Instagram
- Miris Bocah Ini Jadi Korban Perdagangan Organ Tubuh
- Tukang Tato Geng Yakuza Jepang ini Kini Seorang Muslim
- Presiden SBY Kalah Main Bola Dapat Hukuman Push Up
- Pengguna Facebook Kini Bisa Upload Foto Bersama Dalam 1 Album
- Buku yang Ada US$ 100 di Buku Irjen Djoko Berasal dari Pengacara
- Laporkan Jokowi-Ahok ke Polisi, Warga Pluit Salah Alamat
- Ahok: Bang Yos Paling Banyak Sumbang Saran dan Semangat - Bahkan ada wejangan Sutiyoso yang diterapkan Ahok dalam memimpin
- Tambang Emas Martabe Tak Terpengaruh Anjloknya - Harga Emas Perusahaan malah menggenjot produksi emas dan perak
- Resmi Jadi Mualaf, Bella Saphira Dikawal 15 Pria Berbadan Tegap
- Hacker Nomor 1 Dunia, Barnaby Jack, Ditemukan Meninggal
- Ya Ampun...Gara-Gara Cinta Segitiga 2 Pria Kenya Berbagi 1 Istri