Mendidik Anak Puasa Ramadhan

Di Terbitkan Ardana

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!






Ketika putra-putri anda diajak belajar berpuasa di bulan Ramadhan, mungkin ada diantara mereka yang bertanya, "Kenapa sih harus puasa?". Selain memberi beberapa jawaban yang mudah mereka pahami, tidak ada salahnya pula jika anda memperkenalkan kepada mereka mengenai firman Allah SWT di dalam Al Qur'an tentang puasa Ramadahan tersebut. Dan berikut adalah sebagian ayat-ayat di dalam Al Qur'an tentang puasa Ramadahan.

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (Q.S Al Baqarah, 2:183)

"(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Q.S Al Baqarah, 2:184)

"Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (Q.S Al Baqarah, 2:185)

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa. (Q.S Al Baqarah, 2:187)

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.  Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (Q.S. Al Qadr, 97:1-5)

Semoga puasa Ramadhan kita diterima Allah SWT dan memberikan berkah sebesar-besarnya bagi kita semua. Amin.

 

MENGAJARKAN ANAK-ANAK BERPUASA

Bagi anak-anak (yang belum baligh) tidak diperintahkan untuk berpuasa. Namun demikian orang tua sangat dianjurkan untuk mendorong anak-anak untuk mencoba berpuasa semampunya agar mereka terbiasa melakukannya ketika mereka tumbuh dewasa, dan mengetahui bahwa ibadah puasa ramadhan merupakan salah satu kewajiban yang diperintahkan langsung Allah SWT.

Sementara itu, salah satu hadits yang mendukung agar anak-anak diajarkan untuk puasa Ramadhan diantaranya :

"Barangsiapa yang tidak berpuasa di pagi hari, maka hendaklah ia menyempurnakan sisa hari ini dengan berpuasa. Barangsiapa yang berpuasa di pagi harinya, hendaklah ia tetap berpuasa." Ar Rubayyi' berkata, "Kami berpuasa setelah itu. Dan kami mengajak anak-anak kami untuk berpuasa. Kami membuatkan pada mereka mainan dari bulu. Jika saat puasa mereka ingin makan, maka kami berikan pada mereka mainan tersebut. Akhirnya mereka terus terhibur sehingga mereka menjalankan puasa hingga waktu berbuka." (HR. Bukhari).

Ada banyak cara untuk mengajarkan anak-anak Anda tentang puasa Ramadhan, namun yang terbaik dan yang terpenting adalah memberi contoh yang baik dengan berpuasa dengan benar dan berperilaku sesuai dengan ajaran Al Qur'an. Bila Anda memenuhi hal ini, Anda dapat dengan mudah (dan mereka akan mudah pula dalam menerimanya) mengajari mereka apa yang Anda inginkan.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan bagi anak-anak Anda :

  • Doronglah mereka untuk berpuasa dalam beberapa hari bahkan hingga setiap hari, tergantung pada usia mereka. Bagi anak-anak yang masih berusia 5-6 tahun mungkin belajar puasa setengah hari sudah cukup baik. Jangan lupa, pujilah mereka di depan teman-teman dan keluarga atas kemauan mereka berpuasa.
  • Biarkan anak-anak Anda pergi dengan ayahnya ke Mesjid, untuk berbuka puasa bersama untuk membuat mereka merasakan kebesaran puasa Ramadhan dan kesatuan umat Islam dalam menyembah Allah.
  • Jika anak Anda belum mampu berpuasa sehari penuh, libatkan mereka berbuka bersama keluarga untuk mengajarkan mereka bahwa Anda sedang berbuka puasa, walaupun boleh jadi mereka baru saja makan sebelumnya.
  • Ajarkan anak-anak Anda berdo'a ketika sahur maupun berbuka puasa
  • Ajaklah anak Anda untuk sholat Tarawih sehingga mereka terbiasa dan tahu tentang hal itu sejak usia dini. Mereka bisa dibiarkan saja duduk atau berbaring ketika mereka merasa lelah.
  • Ajarkan mereka untuk shodaqoh. Melakukannya di depan mereka dan memberitahu mereka bahwa Anda melakukannya karena shodaqoh dan amal lainnya di bulan Ramadhan lebih besar pahalanya dari hari-hari biasa.
  • Ajarkan mereka untuk bertadarus membaca Al Quran dan memberitahu mereka bahwa Nabi (SAW) selalu melakukan itu di setiap bulan Ramadhan.
  • Luruskan mereka jika mereka berperilaku salah atau mengucapkan kata-kata kurang baik dan mengingatkan mereka bahwa mereka sedang berpuasa, beritahukan mereka bahwa hal itu bisa mengurangi pahala puasa Ramadhan mereka.
  • Bangunkan mereka untuk makan sahur (walaupun jika mereka tidak berpuasa) dan shalat Subuh.
  • Ajarkan mereka memberi makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa, dan memberitahu mereka pahala melakukan hal itu.
  • Saat tiba Idul Fitri, bantu mereka mandi, berilah mereka pakaian terbaik, dan ajaklah mereka untuk sholat Idul Fitri. Ajarkan kepada mereka bahwa inilah perayaan pesta kita, umat Islam, yang berbeda dengan perayaan-perayaan lainnya. Khusus bagi anda yang memiliki anak perempuan, ingatlah sabda Nabi Muhammad SAW :

"Orang yang diberi tanggung jawab untuk membesarkan anak perempuan dan memperlakukan mereka dengan baik, akan menjadi perisai baginya dari neraka. (H.R Bukhari dan Muslim).


Sumber: www.dailami-firdaus.net

malaku 18 Jul, 2013


-
Source: http://peluang-usahakita.blogspot.com/2013/07/mendidik-anak-puasa-ramadhan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Diterbitkan Oleh : Lebihunik.com

ARTIKEL TERKAIT